MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Ketika kulit terluka, jaringan parut akan terbentuk di atas luka untuk memperbaiki dan melindungi luka tersebut.
Pada beberapa kasus, jaringan parut terbentuk secara berlebihan dan menghasilkan lesi yang halus dan juga keras, yang disebut dengan keloid.
Keloid biasanya berukuran lebih besar dari luka aslinya.
Walaupun dapat muncul di bagian tubuh manapun, keloid lebih sering muncul di bagian pipi, bahu, telinga, dan dada.
Meskipun keloid tidak membahayakan kesehatan, tetapi keloid dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang.
Biasanya, keloid terbentuk antara 3-12 bulan setelah luka sembuh, yang menimbulkan rasa gatal atau sakit saat bertumbuh.
Penyebab Keloid
Keloid terbentuk ketika fibroblas, sel yang ditemukan di jaringan ikat yang berfungsi mengeluarkan kolagen,bereaksi berlebihan. Hal ini yang menimbulkan hasil kolagen dengan jumlah tinggi sebagai respons terhadap luka. Beberapa penyebab umum terjadinya keloid antara lain:
• Luka bakar
• Bekas jerawat dan cacar air
• Melakukan tato
• Suntik vaksinasi
• Bekas luka bedah
• Gigitan Serangga
• Melakukan tindik badan atau telinga
Gejala Keloid
Beberapa gejala yang muncul sebagai tanda keloid adalah:
• Perubahan warna pada area bekas luka keloid, menjadi merah muda atau merah
• Area kulit yang menggumpal biasanya lebih menonjol
• Area terus membesar dengan jaringan parut seiring berjalannya waktu
• Kulit terasa gatal
Pengobatan Keloid
Untuk pengobatan keloid, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya dokter akan menggunakan kombinasi perawatan untuk hasil yang lebih maksimal. Jenis perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
• Terapi Laser
Tujuan dari terapi laser adalah untuk meratakan keloid dan membuat warna keloid memudar. Tindakan ini aman dan tidak terlalu menyakitkan. Untuk hasil yang maksimal, terapi laser dapat digabungkan dengan suntik keloid.
• Suntik Keloid
Pada prosedur suntik keloid, obat kortikosteroid yang berisi triamcinolone acetonide akan disuntikkan langsung ke jaringan keloid. Penyuntikan ini dapat membuat kulit menjadi tipis dan berwarna lebih merah.
• Operasi Pengangkatan Keloid
Mengobati keloid dengan cara dioperasi adalah tindakan yang cukup beresiko, karena mengangkat keloid dapat memicu terbentuknya keloid baru yang lebih besar. Untuk itu biasanya setelah operasi akan dilakukan radioterapi untuk mencegah keloid muncul kembali.
Jika Kamu rentan mengalami keloid, sebaiknya hindari hal-hal yang memicu timbulnya keloid. Menjaga kebersihan diri terlebih saat sedang proses penyembuhan luka sangat penting agar tidak memicu terjadinya keloid.