MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Vaginismus belakangan ini banyak menyedot perhatian wanita. Karena itu membuat rasa sakit ketika sedang berhubungan seks. Nyeri yang tak tertahankan malah membuat para wanita tak lagi nyaman melakukan hubungan seksual.
Mengutip Webmd.com, vaginismus adalah masalah yang timbul karena otot-otot vagina wanita mengejang ketika ada sesuatu yang masuk ke dalamnya. Itu bisa berupa tampon atau penis. Itulah mengapa kemudian rasa nyeri yang menyakitkan muncul.
Apa penyebab wanita menderita vaginismus sampai saat ini belum ada penelitian yang bisa memastikannya. Namun, banyak yang menganggap ini karena faktor psikologis, seperti perempuan yang cemas atau ketakutan saat berhubungan seksual.
Vaginismus ini bisa terjadi kepada wanita dalam berbagai situasi. Ada yang mengalaminya ketika berhubungan seksual saja, tapi tidak ketika memakai tampon. Lalu ada pula yang merasakan nyeri saat berhubungan dengan satu pasangan, tapi tidak dengan yang lainnya.
Jenis dan Gejala Vaginismus
Ada dua jenis vaginismus yang telah diidentifikasi dokter. Yang utama adalah saat wanita merasakan sakit ketika ada yang memasuki vaginanya (penetrasi) sejak dari usia muda hingga tua.
Sedangkan jenis yang sekunder adalah vaginismus yang muncul belakangan. Di mana awalnya wanita tidak pernah merasa sakit ketika ada penetrasi, tapi seiring waktu menjadi sulit untuk mendapatkan penetrasi ke vagina.
Gejala vaginismus bisa dirasakan ketika hubungan seks menjadi menyakitkan. Itulah yang seringkali jadi pertanda awal bagi wanita. Rasa sakit yang digambarkan seperti rasa terbakar.
Rasa sakit muncul ketika menggunakan tampon juga patut diwaspadai. Karena ini bisa jadi awal dari munculnya vaginismus. Sedangkan yang terakhir adalah menurunnya hasrat seksual karena ada ketakutan rasa sakit ketika berhubungan.
Meredakan Rasa Sakit
Rasa sakit yang ditimbulkan vaginismus bisa diredakan sendiri oleh para wanita. Karena pada dasarnya masalah ini muncul karena otot-otot di daerah kemaluan. Melakukan latihan kegel dengan meremas otot yang sama ketika Anda menghentikan buang air kecil.
Kencangkan otot terlebih dulu, kemudian tahan selama dua hingga 10 detik. Setelah itu mulai membuat otot-otot tersebut rileks. Melakukan kegel sebanyak 20 kali sekaligus sangat dianjurkan.
Beberapa hari setelahnya, lakukan kegel sembari melatih otot-otot tersebut dengan memasukkan satu jari ke vagina. Jangan terlalu dalam, cukup sendi buku jari pertama. Untuk mempermudah prosesnya, Anda bisa menggunakan pelumas.
Proses ini butuh waktu. Ketika satu jari sudah terasa aman, naikkan lagi menjadi dua, dan maksimal tiga. Yang terpenting tetap dalam kondisi tenang ketika menjalani latihannya.