MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Beberapa orang menggunakan pil KB untuk mencegah kehamilan. Jika dilakukan secara benar, keberhasilannya mencapai 99 persen. Namun, pil KB tidak melindungi Anda dari infeksi seksual, seperti HIV.
Mengutip HT Lifestyle, pil KB merupakan kombinasi yang mengandung campuran hormon estrogen dan progesteron yang fungsinya mencegah ovulasi. Perempuan tak bisa hamil jika tidak berovulasi karena tidak ada sel telur untuk dibuahi.
Pil KB bekerja dengan mengentalkan lendir di sekitar serviks, sehingga menyulitkan sperma untuk memasuki rahim dan mencapai sel telur yang dilepaskan. Hormon dalam pil juga terkadang dapat mengubah lapisan rahim, membuat sel telur lebih sulit untuk menempel pada dinding rahim.
Tapi pil KB juga memiliki dampak pada tubuh perempuan. Karena kontrasepsi hormonal, di sisi lain, bukannya tanpa risiko. Seperti halnya setiap obat, ada efek samping positif dan negatif yang berdampak berbeda pada setiap orang.
Lantas apa saja pengaruh pil KB terhadap tubuh perempuan?
1. Bercak Siklus Menstruasi
Bercak muncul ketika pendarahan vagina terjadi saat siklus menstruasi. Tampaknya seperti pendarahan kecil atau keluarnya cairan berwarna cokelat. Ini terjadi saat tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan kadar hormon, dan rahim menyesuaikan diri dengan lapisan yang lebih tipis.
2. Muntah
Beberapa orang akan merasakan mual saat meminum pil KB untuk pertama kali, tapi biasanya itu akan hilang. Meminum tablet dengan makan atau saat tidur amat disarankan. Tapi, jika rasa mual terus-menerus dirasakan, ada baiknya untuk konsultasi ke dokter.
3. Payudara Sensitif
Mengonsumsi pil KB sering menyebabkan nyeri payudara, terutama saat pertama kali. Nyeri payudara ini dapat diminimalisir dengan mengenakan bra yang mendukung pergerakan. Selain itu, hormon dalam pil KB juga dapat menyebabkan pertumbuhan payudara.
4. Kanker
Dalam beberapa penelitian, ditemukan pil KB dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan serviks.
5. Suasana Hati Berubah
Perubahan suasana hati kerap dialami para perempuan yang mengonsumsi pil KB. Itu karena tubuh berusaha untuk menjaga keseimbangan hormon. Dengan masuknya tambahan hormon, gangguan perubahan suasana hati jadi dampaknya.
6. Pertumbuhan Rambut
Hormon dalam pil KB kadang-kadang dapat menyebabkan pertumbuhan rambut yang tidak terduga.