Kartini Media
Ilustrasi menu masakan serangga. Foto: Istimewa

Singapura Resmi Bolehkan Warganya Konsumsi 16 Jenis Serangga, Ini Daftarnya

Singapura secara resmi mengizinkan warganya mengonsumsi 16 jenis serangga. Dilaporkan Business Times, Badan Pangan Singapura (SFA) menyetujui 16 jenis serangga dikonsumsi manusia.

Pada Desember 2022, Dewan Hukum Singapura meminta masukan dari masyarakat tentang regulasi serangga dan produk serangga.

Pada April 2023, mereka mengumumkan 16 jenis serangga akan disetujui untuk dikonsumsi manusia.

Pada akhir Januari 2024, SFA mengatakan, mereka berencana memperkenalkan kerangka kerja regulasi pada rentang waktu paruh pertama tahun 2024.

Serangga disebut oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) sebagai alternatif daging karena dinilai memiliki kandungan protein tinggi dan menghasilkan emisi gas rumah kaca lebih rendah saat dibudidayakan.

Perusahaan atau produsen diharuskan memberi label di kemasan produk jika mengandung serangga di dalamnya. Hal tersebut dilakukan agar calon konsumen mengetahui sifat asli produk tersebut.

"Ini akan membantu konsumen membuat keputusan yang tepat ketika memutuskan apakah akan membeli produk tersebut," kata SFA dikutip Mothership.

Selain itu, SFA juga menetapkan sejumlah pedoman mulai dari budidaya, impor, dan cara mengolah serangga untuk menjadi makanan.

Para pelaku industri di Singapura bersiap menyambut momen dengan bereksperimen dan mengembangkan resep produk baru berbahan dasar serangga, persetujuan tersebut merupakan hal sudah lama ditunggu-tunggu.

Francis Ng, Kepala Eksekutif Restoran House of Seafood, menyiapkan menu terdiri dari 30 hidangan mengandung serangga untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.

Hidangan serangga di restoran House of Seafood Singapura. Foto: eatbook.sg

Dari 16 jenis serangga yang disetujui, restoran tersebut akan menambahkan super worm, jangkrik, dan kepompong ulat sutera ke dalam beberapa hidangan makanan laut, seperti kepiting telur asin.

Sebelum persetujuan tersebut, restoran menerima lima hingga enam panggilan setiap hari menanyakan tentang hidangan berbahan dasar serangga, kata Ng.

"Banyak pelanggan kami, terutama anak muda berusia di bawah 30 tahun, yang sangat berani. Mereka ingin bisa melihat keseluruhan serangga di piring," tambahnya.

Javier Yip, pendiri perusahaan logistik Declarators, mendirikan bisnis lain dan mendapatkan izin mengimpor serangga dari peternakan di Tiongkok, Thailand, dan Vietnam untuk dijual di Singapura. Ia akan menjual berbagai macam jajanan serangga dengan merek InsectYumz.

Mrelansir Channel News Asia, berikut rincian 16 jenis serangga bisa dikonsumsi di Singapura:

  1. Jangkrik
  2. Jangkrik rumah
  3. Jangkrik berpita
  4. Jangkrik berbintik dua
  5. Belalang
  6. Belalang migrasi Afrika
  7. Belalang gurun Amerika
  8. Superworm
  9. Mealworm
  10. Mealworm kecil
  11. Ngengat lilin besar
  12. Ngengat lilin kecil
  13. Ngengat sutera
  14. Kutu putih
  15. Belatung kumbang badak raksasa
  16. Lebah madu barat.(*)

Artikel Terkait