Kartini Media
Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Sosialisasi MBG di Desa Jagasatru Dorong Terbentuknya Generasi Sehat untuk Masa Depan Indonesia

Tabanan, Bali (30/11) – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama DPR RI terus menggelar pelaksanaan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang baru saja dilakukan di Desa Jagasatru, Kabupaten Tabanan, pada Jumat, (28/11). Sosialisasi ini menghadirkan pandangan bahwa program ini bukan sekadar intervensi gizi, tetapi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi persaingan global.

Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menegaskan bahwa kualitas gizi anak-anak hari ini menentukan kekuatan bangsa di masa mendatang. “Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang cerah. Tantangannya memang besar, terutama dengan maraknya makanan ultra proses yang mudah diakses namun berdampak kurang baik bila dikonsumsi terus menerus. Karena itu, program MBG hadir sebagai langkah konkret untuk memperbaiki pola makan sejak usia dini,” ujarnya.

Charles menambahkan bahwa kebijakan gizi nasional harus benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat. “Kami akan terus mendorong agar kebijakan gizi tidak berhenti di atas kertas. Penguatan lembaga seperti Badan Gizi Nasional sangat krusial untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan baik dan terukur,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Mochamad Halim, menekankan bahwa peningkatan kualitas gizi masyarakat adalah fondasi penting menuju Indonesia yang lebih kompetitif. “Individu dengan gizi yang terpenuhi akan berkembang lebih optimal. Mereka akan lebih sehat, lebih aktif, dan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa program MBG mendorong pemenuhan gizi dengan konsep pangan lokal dan pola makan yang beragam, bergizi, seimbang, serta aman.

Halim menyampaikan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik dari berbagai jenjang, tetapi juga bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. “Mari membiasakan konsumsi pangan yang bergizi dan sehat. Bersama, kita wujudkan generasi berkualitas untuk masa depan Indonesia,” tambahnya.

Dari unsur legislatif daerah, I Made Suarta menyampaikan dukungannya terhadap implementasi MBG di Tabanan. Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal program ini. “Keberhasilan MBG bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Kami berharap program ini memberi kontribusi nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas,” katanya.

Sosialisasi MBG di Tabanan memperlihatkan bahwa program ini bukan hanya solusi jangka pendek terhadap masalah gizi, tetapi strategi jangka panjang dalam membangun fondasi bangsa yang tangguh dan unggul di masa depan.

Artikel Terkait