MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Cirebon, Jawa Barat (1/12) - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cirebon berlangsung dengan penuh antusiasme dari masyarakat, tokoh pendidikan, hingga para pelaku usaha lokal. Program MBG adalah komitmen penuh pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi ke masyarakat
DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program MBG kali ini dihadapan ratusan warga Desa Suci, Cirebon pada Sabtu, (29/11). Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai unsur yang menyoroti pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk membangun generasi bangsa yang sehat dan produktif sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menegaskan bahwa program MBG tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi merupakan gerakan nasional yang membutuhkan peran aktif dari semua pihak untuk mencapai hasil yang optimal. Ia menyampaikan bahwa DPR memikul tiga peran penting dalam memastikan keberhasilan program ini, yakni penyusunan regulasi, penguatan anggaran, dan pengawasan pelaksanaan di lapangan.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa. Anak-anak kita harus tumbuh dalam ekosistem yang mendukung kesehatan dan perkembangan mereka secara menyeluruh. DPR berkomitmen untuk memastikan bahwa kebijakan ini berjalan dengan mekanisme yang tepat, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Netty Prasetiyani.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pelibatan guru, tenaga kesehatan, penggerak PKK, hingga pelaku UMKM pangan lokal merupakan bagian penting dari rantai keberhasilan program ini. Selain memberikan dukungan gizi bagi anak-anak, MBG juga mendorong lahirnya ekosistem ekonomi lokal yang sehat dan produktif.
Program MBG di Cirebon tidak sekadar disosialisasikan sebagai kebijakan formal, tetapi sebagai gerakan bersama. Masyarakat diharapkan menjadi bagian dari pengawasan sosial agar setiap tahapan berjalan sesuai standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan.
“MBG bukan hanya tentang makanan. Ini adalah soal masa depan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, daerah, dan masyarakat, kita bisa memastikan tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutup Netty.