MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Musibah gempa bumi yang melanda Cianjur, Jawa Barat, pada 21 November 2022 lalu menelan ratusan korban jiwa.
Tak hanya merenggut nyawa, tapi juga banyak bangunan hancur.
Dampak musibah membuat sekitar 50-an ribu orang mengungsi dan membutuhkan banyak uluran tangan.
Kondisi itu tentu menimbulkan pilu dan keprihatinan bagi semua orang.
Tak terkecuali para pengurus dan anggota Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).
Rasa sedih dan prihatin anggota PITI membuat hati mereka tergerak untuk melakukan aksi nyata.
Bentuk aksi tersebut antara lain memberikan bantuan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) dan uang tunai.
Pengurus Pusat PITI langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Cianjur pada Sabtu, 17 Desember 2022.
Ketua Umum Pimpinan Pusat PITI, Dr. H. Serian Wijatno, menyebut aksi bakti sosial ini merupakan kegiatan amaliah yang sudah kerap dilakukan PITI baik di pusat dan daerah.
"Sebagai bentuk kepedulian kami kepada sesama, terutama saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga apa yang kami lakukan dalam bakti sosial PITI ke Cianjur bisa memberi manfaat bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah ini," ucap Serian.
Sementara itu, Wakil Sekjen PITI, M. Ilham Kurniawan, mengatakan bahwa lokasi penyaluran bantuan dari PITI ialah Desa Ciburakan, Kampung Garogol, Desa Gasol, dan Kampung Kramat.
"Kami juga didukung pengurus DPD PITI Jakarta Utara dengan tim PITICARE."
“Alhamdulillah, penyaluran bantuan mendapat dukungan dari tokoh masyarakat setempat sehingga tepat sasaran," kata Ilham.
Pengurus PITI yang turun langsung dalam aksi sosial ini antara lain Wakil Sekjen PITI M. Ilham Kurniawan, Wakil Ketua Umum PITI H. Yus Kurnia, Bendahara Umum PITI
Ong Aman, serta Ketua Bidang OKK OITI Sofyan Panigoro.