MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Film Barbie dibintangi Margot Robbie sebagai Barbie, dan Ryan Gosling sebagai Ken dirilis di seluruh bioskop di belahan dunia pada Jumat, 21 Juli 2023.
Film Barbie disutradarai Greta Gerwig sukses mencuri perhatian. Awal penayangan berhasil menggaet penonton.
Tidak disangka, film Barbie full warna pink menimbulkan kontroversial. Setidaknya, ada 5 negara memboikot penayangan Barbie. Dua dari lima negara berada di wilayah Asia Tenggara.
Berbagai alasan beragam dikemukakan mengapa film Barbie dilarang tayang, mulai dari batas negara hingga LGBT.
Berikut 5 negara melarang penayangan film Barbie dikutip dari berbagai sumber:
Pakistan
Rilis fim Barbie di Pakistan mengalami penundaan lantaran dinilai ada konten tidak pantas pada film tersebut.
Pihak otoritas Pakistan akan mensensor apapun yang dianggap melanggar nilai-nilai sosial dan budaya di negara tersebut.
Film akan tayang di Pakistan disortir terlebih dahulu oleh dewan provinsi.
Iran
Otoritas Iran melarang penayangan film Barbie di negara tersebut karena dianggap memiliki konten pro LGBT.
Sejak 2002, pemerintah Iran melarang penjualan boneka Barbie dan The Simpsons.
Tahun 2012, penjualan bisa dilakukan dengan catatan boneka Barbie harus mencerminkan budaya Iran.
Rusia
Film Barbie dilarang karena dianggap mempromosikan sikap konsumerisme di kalangan anak-anak.
Sejak November 2002, Presiden Vladimir Putin melarang boneka Barbie dijual di Rusia karena dianggap postur dan lekuk tubuh barbie merusak pikiran anak-anak.
Filipina
Film Barbie sempat ditolak di Filipina, kini sudah diizinkan tayang oleh Badan Peninjauan dan Klasifikasi Film dan Televisi Pemerintah.
Sebanyak dua kali dilakukan peninjauan dan konsultasi oleh Badan Peninjauan dan Klasifikasi Film dan Televisi Pemerintah dengan pejabat urusan luar negeri dan pakar hukum mengenai penayangan film Barbie.
Hal ini diawali sejak pertengahan Juli setelah Vietnam dilaporkan melarang film Barbie karena adanya adegan menampilkan peta dengan sembilan garis putus-putus.
Otoritas Filipina akhirnya meminta distributornya di Hollywood menyensor garis pada gambar peta dunia yang diduga menunjukkan klaim Cina atas Laut Cina Selatan yang disengketakan.
Vietnam
Sebelum Filipina, ada negara Vietnam mempermasalahkan film Barbie. Vietnam tetap melarang penayangan film Barbie.
Vietnam merupakan satu negara di ASEAN yang menolak klaim China atas sengketa Laut China Selatan yang dipermasalahkan.
Di film Barbie terdapat sembilan garis putus-putus, secara umum diketahui digunakan China menandai klaim secara sepihak atas hampir seluruh wilayah di laut China Selatan. Karena hal itu Vietnam mempermasalahkan film Barbie.