MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Saluran air di dapur atau kamar mandi kerap mengeluarkan aroma tidak sedap. Salah satu efek samping saluran pembuangan air tersumbat adalah muncul bau tak sedap lalu menyebar di dalam rumah.
Sebagian besar kasus saluran pembuangan tersumbat ketika sisa makanan atau tumpukan rambut tersangkut di tengah perjalanan di dalam pipa air.
Dikutip dari Treehugger, langkah pertama yang harus dilakukan adalah singkirkan rambut yang terperangkap atau benda lain dari saluran pembuangan yang bisa menampung sabun atau lemak menumpuk dan menyebabkan bau.
Gunakan tongkat pembersih yang mudah dan bisa ditekuk mencengkeram rambut dan menariknya keluar. Kemudian, gunakan cara sederhana menghilangkan bau pada saluran air secara alami.
Dikutip dari berbagai sumber, cara menghilangkan bau saluran air sebagai berikut:
Air mendidih
Rebus ketel penuh air dan tuangkan perlahan ke saluran air atau saluran pembuangan. Ini mungkin cukup menghilangkan apa pun menyebabkan bau. Jika tidak menghilangkan bau, tambahkan beberapa bahan ke dalam air mendidih.
Soda kue, cuka, dan air mendidih
Direkomendasikan menuangkan soda kue ke saluran pembuangan dan membiarkannya sebentar, lalu tuangkan cuka ke saluran pembuangan. Terakhir, bilas semuanya dengan air mendidih.
Periksa pipa saluran air
Menumpuk kotoran menyebabkan bau, mungkin berasal dari saluran pembuangan.
Jika saluran air wastafel dapur atau kamar mandi masih berbau padahal rambut yang terperangkap sudah dihilangkan. Selain itu, soda kue dan cuka sudah digunakan, tetapi bau menyengat masih terasa.
Maka periksa bagian pipa. Hilangkan apa pun yang tersangkut dalam pipa, lalu membersihkannya.
Dikutip dari rucika.co.id, setelah saluran air bersih, tanpa hambatan maka alirkan air mendidih.
Satu hal yang perlu diingat, wastafel atau saluran air bukanlah tempat sampah, jadi pikir ulang sebelum melempar segala sesuatu ke dalam lubang wastafel. Buang sisa-sisa makanan padat ke tempat sampah.(*)