Kartini Media
Ilustrasi perempuan merasa bersalah. Foto: Freepik

Dihantui Rasa Bersalah dan Perasaan Tidak Enak, Begini Mengatasinya!

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Anda mungkin salah satunya. Akibatnya, muncul rasa kecewa, bersalah, dan perasaan tidak enak. 

Rasa itu mungkin akan bertahan beberapa saat, namun bisa bangkit kembali dalam kondisi tertentu, lalu meminta maaf atau memaafkan.

Kadang, ada juga perasaan bersalah yang menetap lama sehingga dihantui rasa bersalah dan perasaan tidak enak. Hal inilah yang dikenal istilah guilt complex.

Mengenal Guilt Complex

Guilt complex digambarkan sebagai emosi yang melibatkan evaluasi negatif terhadap diri, perasaan tertekan, dan gagal.

Dikutip dari Verywell Mind, beberapa tanda bahwa Anda mungkin mengalami guilt complex yaitu perasaan cemas, menangis, insomnia, otot tegang, tenggelam dalam kesalahan masa lalu, menyesal, sakit perut, dan khawatir berlebihan.

Guilt complex juga menyebabkan perasaan cemas, depresi, stres, kesulitan tidur, kehilangan minat, kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, dan menarik diri dari lingkungan sosial.

Beberapa faktor penyebab guilt complex, antara lain:

1.     Kecemasan

Seseorang sering cemas karena lebih cenderung menilai tindakan yang dilakukannya adalah negatif sehingga timbul perasaan bersalah.

2.     Pengalaman Masa Kecil

Anak-anak dibesarkan dalam keluarga di mana ia dibuat merasa telah melakukan sesuatu yang salah, memiliki sesuatu untuk disembunyikan, atau bertanggung jawab atas masalah. Jika dibiarkan maka hal ini dapat menyebabkan guilt complex.

3.     Budaya

Seseorang melakukan suatu hal bertentangan dengan norma budaya di tempatnya dibesarkan, maka cenderung merasa bersalah meski dirinya tidak memercayai norma tersebut.

4.     Tekanan Sosial

Anda merasa bahwa orang lain menghakimi Anda atas hal-hal yang telah Anda lakukan, Anda mungkin ditinggalkan dengan perasaan bersalah dan penyesalan.

Menurut American Psychiatric Association, rasa bersalah yang berlebihan dapat dikategorikan sebagai salah satu tanda depresi. Hal tersebut karena perasaan itu biasanya muncul dari trauma masa kecil dan post-traumatic stress disorder (PTSD).

Agar Anda tidak mengalami perasaan bersalah yang terlalu berlarut-larut sampai menimbulkan gejala depresi suatu saat nanti, ada baiknya Anda mengurangi perasaan bersalah dalam diri.

Mengatasi Guilt Complex

Langkah pertama konsultasikan dengan ahli kesehatan mental. Mengutip Better Help, terapi perilaku-kognitif (CBT) termasuk salah satu metode pemulihan.

Biasanya pembelajaran dengan mengenali dan menggali pikiran negatif yang merujuk rasa bersalah. Prosedur ini membantu orang mengendalikan persepsi terkait rasa bersalah ke hal yang lebih positif, supaya beban yang dirasakan bisa berkurang.(*)

 

 

 

 

Artikel Terkait