Kartini Media
Mark Zuckerberg. Foto: Reuters

Lebih Dari 70 Persen Karyawan Meta Anggap Mark Zuckerberg Bukan Bos Baik

CEO Meta Facebook, Mark Zuckerberg berusaha meningkatkan kinerja keuangan perusahaan dan mengambil beberapa langkah tegas.

Awal tahun ini, Mark menyatakan 2023 sebagai 'tahun efisiensi' dan mengatakan dalam rapat internal bahwa perusahaan akan fokus menjadi 'lebih kuat dan lebih gesit'.

Namun, tahun efisiensi ternyata bukan kabar baik bagi karyawan Meta. Alasannya, bulan Maret, raksasa teknologi mengumumkan melepaskan 10.000 orang setelah menghilangkan 11.000 pekerja tahun lalu.

Laporan Wall Street Journal mengungkapkan, survei internal mayoritas karyawan Meta mengaku  tidak senang dengan gaya kepemimpinan Mark. Hanya 26 persen karyawan yakin dengan kepemimpinannya.

Mark Zuckerberg Bukan Bos Baik

Menurut laporan tersebut, Meta melakukan survei internal, 26 persen responden mengatakan yakin dengan kepemimpinan Mark.

Survei sebelum PHK Meta pada Mei 2023, 43 persen karyawan mengatakan merasa 'dihargai' di perusahaan tersebut. Selain itu, semangat kerja karyawan terpukul oleh PHK massal perusahaan.

Putaran terakhir PHK Meta bulan Mei. Perusahaan mengumumkan keputusan memecat 10.000 karyawan bulan Maret. Saat itu, 4.000 karyawan diberikan slip merah muda, sisanya 6.000 diberitahu PHK mereka bulan Mei.

Karyawan terkena dampak menggunakan LinkedIn berbagi cerita dari sisi mereka. Ada seorang karyawan menerima surat pemutusan hubungan kerja jam 4:30 pagi.

Mark Zuckerberg Ingin Stabilitas Bukan Birokrasi

Bulan lalu, The Washington Post mengungkapkan Mark menginginkan 'lebih banyak stabilitas dan lebih sedikit birokrasi' untuk Meta.

Selama rapat perusahaan, Mark memberi tahu karyawan bahwa ia ingin Meta pergi ke 'tempat yang lebih baik'.

"Melalui restrukturisasi dan PHK, perubahan seperti ini jelas merupakan hal yang sangat sulit. Jadi, kita tidak akan berakhir persis seperti sebelumnya karena itu bukan tujuan saya. Saya ingin melakukannya pergi ke tempat yang lebih sulit,” kata Mark dikutip dari IndiaToday.

Artikel Terkait