Kartini Media
Ilustrasi mengatasi demam panggung saat presentasi. Foto: Freepik

Mengalami Demam Panggung, Begini Cara Mengatasinya

Demam panggung memang tampak mengerikan bagi sebagian orang. Seseorang bisa gugup seketika hingga keringat dingin persis saat naik ke atas panggung. Tapi, demam panggung adalah hal normal yang bisa terjadi pada siapa saja.

Demam panggung adalah kekhawatiran, fobia berhubungan dengan penampilan di depan audiens. American Psychological Association menyebutkan demam panggung adalah rasa cemas dan takut terhadap pencapaian yang akan seseorang dapatkan ketika tampil.

Mereka cemas apakah yang diperlihatkan sesuai dengan ekspektasi atau tidak, seperti berbicara, bermain alat musik, hingga makan di depan umum.

Dalam medis istilah demam panggung tersebut disebut dengan kecemasan sosial  atau social anxiety yang juga disebut dengan fobia sosial.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dari Omni Hospital Alam Sutera Tangerang, dr. Andri, Sp.KJ, FACLP mengatakan, demam panggung menjadi umum dirasakan oleh sebagian orang, bahkan dalam kondisi buruknya sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental.

"Kecemasan sosial adalah kondisi ketika seseorang merasa cemas dan takut ketika harus bersoalisasi dan berinteraksi dengan orang lain atau pun yang dikenal," kata Andri dikutip dari kompas.com.

Ke performa kita sendiri. Penonton pun bisa kecewa hanya karena kita mengalami demam panggung.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara mengatasi demam panggung.

Persiapkan Materi dengan Matang

Jika pertama kali melakukan public speaking, maka penting menguasai materi yang akan disampaikan.

Materi dapat ditemukan dari mana saja, terlebih di era teknologi saat ini, menemukan informasi bukanlah sesuatu yang sulit.

Relaksasi Tubuh dan Pikiran

Mengatur pernapasan, tarik napas dalam-dalam, lalu buang perlahan melalui mulut.

Selain itu, peregangan ringan pada kaki, lengan, maupun punggung bisa membuat tubuh lebih rileks. Berikan sugesti positif pada diri sendiri supaya lebih percaya diri.

Berimprovisasi

Ketika lupa dengan materi, jangan terburu-buru panik. Lakukan improvisasi melalui komunikasi dengan audiens atau mengubah alur teks tanpa menghilangkan poin utama.

Hal ini bisa membuat penonton tidak menyadari Anda melakukan kesalahan atau lupa materi.

Beradaptasi dengan Lokasi

Sebelum acara dimulai, bisa mengunjungi lokasi terlebih dahulu. Melalui hal sederhana seperti mengetahui ukuran panggung atau jumlah penonton yang akan datang, sehingga saat tampil Anda sudah bisa menyesuaikan diri.

Perhatikan Penampilan Ketika di Panggung

Good looking bagi seorang pembicara penting untuk diperhatikan, karena yang pertama dilihat oleh audiens adalah penampilan. Anda bisa memulainya dengan memilih kostum yang tepat sesuai tema acara pada saat itu, lalu pastikan penampilan rapi.(*)

Artikel Terkait