MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Baru-baru ini, pengguna Facebook mengeluhkan adanya permintaan pertemanan otomatis ke profil yang mereka kunjungi. Beberapa pengguna merasa terganggu dan mengkhawatirkan privasi mereka.
Kesalahan itu juga menjadi viral di Twitter. Para pengguna berbagi tangkapan layar dan video tentang apa yang sedang terjadi.
Dikutip dari IndiaToday, ternyata itu adalah bug dari Meta. Bug tersebut dilaporkan oleh pengguna dari Bangladesh, Filipina, dan Sri Lanka.
Perusahaan dengan cepat merespons kesalahan tersebut dan meminta maaf serta berjanji akan memperbaiki.
Dalam sebuah pernyataan, Meta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh bug tersebut kepada pengguna dan mengatakan bahwa bug tersebut telah diselesaikan.
Raksasa teknologi itu berbagi pernyataan dengan The Daily Beast yang berbunyi, “Kami memperbaiki bug terkait pembaruan aplikasi baru-baru ini yang menyebabkan beberapa permintaan pertemanan Facbeook dikirim secara keliru”.
“Kami telah menghentikan hal ini dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan,” kata juru bicara Meta.
Scam menargetkan pengguna Facebook
Facebook sering dimanfaatkan oleh scammer untuk menargetkan pengguna yang tidak bersalah untuk tujuan kejahatan.
Pada awal tahun ini, sebuah penipuan dilaporkan di mana Facebook digunakan untuk menyebarkan malware ke sistem korban.
Penelitian oleh CloudSEK mengungkapkan bahwa laman ChatGPT palsu di Facebook digunakan untuk mendistribusikan malware ke korban yang tidak menaruh curiga.
Penipu mengambil alih akun atau laman Facebook, dan mencoba membuatnya terlihat seperti halaman ChatGPT asli. Mereka mencapainya dengan mengubah nama pengguna menjadi sesuatu seperti ‘ChatGPT Open AI’ dan menyetel logo ChatGPT sebagai gambar profil.
Mereka kemudian menjalankan iklan Facebook yang menawarkan tautan ke ‘ChatGPT versi terbaru, GPT-V4’. Namun, ketika korban mengunduh versi ini dengan mengklik tautan yang dikirim oleh akun Facebook palsu, itu sebenarnya menyebarkan malware pencuri ke perangkat mereka, membahayakan keamanan mereka.
Ini muncul sebagai ancaman serius terhadap privasi dan keamanan pengguna. Perlu lebih hati-hati saat mengunduh sesuatu dari sumber yang tidak dikenal di internet.(*)