MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan perbuatan yang dapat menimbulkan penderitaan baik secara fisik maupun psikologis.
Dikutip dari Undang-undang No.23 Tahun 2004, KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaraan rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.
Tindakan KDRT bisa dialami oleh siapa saja, baik istri, suami, maupun anak. Siapapun yang menjadi korban KDRT, berhak untuk melapor demi mendapat keadilan.
Meskipun demikian, masih banyak korban KDRT tidak berani melapor dengan berbagai alasan di antaranya malu karena aib rumah tangga terbongkar publik.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika menjadi korban KDRT? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah yang ditempuh korban KDRT agar memperolah hak dan keadilan:
Keberanian untuk Melawan
Ketika KDRT sudah melibatkan tindakan fisik seperti penamparan atau pemukulan, berusahalah untuk melawan. Anda perlu mengumpulkan keberanian dan menjadi pribadi tangguh supaya dapat melawan pelaku KDRT.
Rencana Menyelamatkan Diri
Jika situasi makin membahayakan nyawa Anda, pikirkan cara untuk menyelamatkan diri dengan menghindari pelaku KDRT dan menjangkau alat komunikasi. Segera hubungi kontak darurat supaya segera mendapat pertolongan seperti petugas keamanan setempat atau tetangga.
Hubungi Keluarga atau Teman
Jangan pernah malu atau sungkan untuk meminta pertolongan. Menghubungi keluarga atau teman bisa menjadi langkah awal yang bisa menyelamatkan diri dari tindak kekerasan. Mereka juga dapat membantu Anda mengumpulkan barang bukti dan menjadi saksi.
Pikirkan Diri Anda Untuk Masa Depan
Usahakan memikirkan hal-hal baik yang akan Anda terima jika terbebas dari belenggu kekerasan. Anda bisa keluar dari hubungan tidak sehat yang penuh dengan kekerasan.
Jangan Menyalahkan Diri Sendiri
Yakinkan diri Anda jika kesalahan tersebut terletak pada diri pelaku. Ini membantu korban menentukan keputusan yang logis menyelesaikan kasus kekerasan yang dialami dengan pikiran terbuka.
Simpan Barang Bukti dan Segera Lapor
Ini sangat penting. Usahakan menyimpan setiap barang bukti dari tindak kekerasan. Setelah seluruh barang bukti terkumpul, jangan segan untuk lapor ke petugas terdekat. Mintalah bantuan dari lembaga bantuan hukum terdekat untuk menyelesaikan kasus KDRT yang dialami.(*)