MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Beberapa waktu lalu, artis Andriani Marshanda pernah menjadi pusat perhatian setelah dikabarkan hilang di Los Angeles, Amerika Serikat. Tak lama kemudian ditemukan lagi. Perempuan yang akrab disapa Caca itu diketahui menjadi salah satu artis yang mengidap gangguan mental bipolar.
Dikutip dari WebMD, bipolar adalah gangguan mood atau suasana hati dalam jangka panjang yang dapat memengaruhi cara berpikir, perasaan, bahkan perilaku seseorang. Sampai saat ini bipolar belum bisa disembuhkan total, tapi masih dapat dikontrol untuk mengelola gejalanya.
Menghadapi Rekan Kerja Bipolar
Memiliki rekan kerja yang mengidap bipolar, menghabiskan waktu bersamanya menjadi hal yang menantang.
Maka dari itu penting untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana cara menghadapi rekan yang mengidap bipolar. Dengan begitu, Anda dapat membantu dirinya menjadi lebih baik.
Orang dengan gangguan bipolar biasanya mengalami beberapa gejala seperti pola tidur kurang baik, terlalu energik, bicara terlalu cepat, merasakan sangat sedih, perasaan mudah gelisah, bersikap impulsif, konsentrasi buruk, hingga lamban dalam bekerja.
Jika Anda punya rekan kerja seperti ini, begini cara terbaik menghadapinya seperti dikutip dari berbagai sumber:
1. Ajak mereka tetap aktif
Peneliti percaya beberapa jenis latihan dapat membantu mengurangi gejala bipolar. Ajaklah rekan kerja untuk bersepeda menuju kantor, berjalan santai saat makan siang, atau joging sepulang kerja.
Semakin banyak seseorang bergerak, akan semakin banyak melepaskan endorfin yakni zat kimia dalam tubuh untuk memerangi stres dan depresi.
2. Lakukan hobi bersama
Saat rekan kerja tidak dalam suasana depresi, ajak dia melakukan hal-hal kegemarannya seperti membaca buku atau menonton di jam istirahat. Melakukan hal yang disukai tentu akan membuat suasana hatinya lebih baik.
3. Ingatkan jalani hidup sehat
Ketika stres, seseorang akan cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat. Semua ini dapat membuat gejala gangguan bipolar menjadi lebih buruk.
Maka ingatkan terus agar ia mendapat asupan bergizi dengan konsumsi makanan berprotein, sayur dan buah-buahan. Peringatkan juga untuk tidur cukup, tujuh hingga delapan jam perhari.
4. Hindari isolasi diri
Yang bisa dilakukan untuk terus dukung teman kita ialah dengan tidak membiarkannya mengisolasi diri. Kondisi atau perasaan sendiri yang dialami penderita bipolar bisa membuatnya terpikir melakukan bunuh diri.
Jadi, libatkan dan habiskan waktu bersamanya atau ajaklah melakukan kegiatan sosial lain.
5. Meditasi dan yoga
Penurunan gejala depresi bisa dikurangi dengan bermeditasi. Terapi yoga yang tepat dapat membantu orang-orang dengan gangguan bipolar mendapatkan kendali yang lebih baik.(*)