MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Cuti melahirkan berakhir bagi ibu bekerja tentu jadi momen berat. Sebab, harus beradaptasi dengan situasi yang baru. Dimana ia harus bekerja dan meninggalkan anaknya untuk beberapa waktu.
Tentu keadaan ini sulit dilewati jika tidak memiliki persiapan. Karena itu, penting bagi ibu bekerja untuk menyiapkan beberapa hal sebelum masa cutinya berakhir.
Sebelum kembali ngantor, salah satu yang perlu dipikirkan adalah stok ASI perah (ASIP) agar mencukupi kebutuhan anak selama ditinggal bekerja.
Dikutip dari upk.kemkes.go.id, ASI sangat penting bagi kesehatan bayi karena ASI tidak bisa digantikan dengan air tajin maupun susu formula. Hal ini dikarenakan selengkap apapun nutrisi terkandung dalam susu formula, tidak akan bisa mengimbangi nutrisi dalam ASI.
Dikutip dari laman Motherly, berikut tips bagi ibu yang sedang bersiap kembali bekerja setelah cuti melahirkan.
1. Buka Komunikasi dengan Atasan
Hal pertama perlu dipersiapkan sebelum kembali ke kantor adalah menjalin komunikasi dengan atasan. Sebagai ibu bekerja, bicarakan dengan atasan tentang bagaimana keadaan perusahaan dan situasi terkini di kantor.
Tak lupa menyampaikan perihal rencana transisi kembali ke kantor setelah cuti melahirkan. Tanyakan pula terkait pekerjaan dan tanggung jawab yang perlu diemban hingga peluang kembali ke beban kerja normal, terutama di minggu pertama saat baru menyesuaikan jadwal dengan pengasuhan anak, memompa ASI, dan lainnya.
2. Persiapkan Satu Hari atau Satu Minggu Sebelumnya
Sebelum memasuki hari pertama dimana ibu akan kembali bekerja, pastikan melakukan persiapan. Hindari suasana panik di pagi hari sebelum berangkat kerja.
Pastikan tas kerja sudah siap, termasuk semua yang hal yang dibutuhkan sepanjang hari, makan siang atau camilan sudah dikemas, dan botol ASI sudah disiapkan.
Dengan segala persiapan matang, mulai dari hal kecil hingga paling penting, maka akan mengurangi stres di awal hari kembali bekerja setelah cuti melahirkan.
3. Cari Pengasuh atau Tempat Penitipan Anak
Selain melakukan beragam persiapan, perlu mempertimbangkan terkait pengasuh anak atau tempat penitipan anak.
Bahkan, sebagian ibu bekerja melakukan latihan meninggalkan bayinya dengan menitipkan anak sebelum kembali bekerja.
Cara ini akan membantu memahami apa yang dibutuhkan bayi dan memberikan kenyamanan di pagi pertama itu. Kemudian, jika memutuskan menggunakan pengasuh, diskusikan dengan keluarga.
Setelah mendapatkan pengasuh anak yang tepat, sampaikan padanya tentang apa yang harus dikerjakan.
4. Siapkan Foto Si Kecil
Untuk menahan rindu selama bekerja, bisa membawa foto anak dengan mencetaknya dan membeli pigura lucu agar bisa diletakkan di meja kerja. Atau bisa menyimpannya di ponsel dan menjadikannya sebagai wallpaper.
Dengan begitu, Anda bisa memandangi wajah si kecil yang menggemaskan saat kangen.
5. Fokus pada Pekerjaan
Berada di masa transisi setelah melewati cuti melahirkan tentu sulit dijalani oleh seorang ibu bekerja. Belum lagi, di masa adaptasi ini pikiran terbagi dengan bagaimana si kecil bersama pengasuhnya di rumah dan pekerjaan di kantor.
Di samping itu, perlu memikirkan ASI perah cukup atau tidak dan pikiran-pikiran yang lainnya. Akan tetapi, saat sedang kurang semangat, bisa kembali mengingat bahwa Anda bekerja lagi untuk siapa dan apa tujuan ingin dikejar.
6. Siapkan Jawaban Atas Pertanyaan dari Rekan Kerja
Rekan kerja mungkin akan menghujani dengan berbagai pertanyaan dan perlu menyiapkan jawabannya. Pikirkan tentang apa yang ingin dibagikan kepada mereka, karena bisa jadi pertanyaan sederhana bisa sangat menjebak.
Biasanya pertanyaan soal proses melahirkan dan adaptasi menjadi orangtua baru. Siapkan jawaban terbaik.
7. Siapkan outfit terbaik
Untuk bantu meningkatkan kepercayaan diri saat akan kembali bekerja, perlu mempersiapkan outfit untuk hari pertama kerja setelah cuti melahirkan. Pastikan Anda memilih pakaian yang cocok, fungsional (terutama jika Anda memompa ASI), dan membuat Anda merasa percaya diri.
8. Siapkan Makanan Bergizi
Sebagai orangtua baru, jam tidur tentu belum bisa kembali normal. Untuk menyeimbangkan energi, maka disarankan memerhatikan asupan makanan dikonsumsi.
Pastikan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, minum air yang cukup, melakukan olahraga ringan untuk memberi tubuh energi tambahan dibutuhkan.(*)