Kartini Media
Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Freepik

Stigma Perempuan Simpanan, Hal Biasa atau Momok Menakutkan

Belakangan ini, dunia hiburan Tanah Air dihebohkan dengan dugaan perselingkuhan yang dilakukan adik bungsu Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah dengan aktor Rendy Kjaernett.

Adalah istri Rendy, Lady Nayoan membocorkan cinta terlarang sang suami dengan Syahnaz.

Dugaan Selingkuh

Melalui media sosialnya, Lady mengungkapkan sejumlah bukti. Dari bukti yang diunggah Lady diketahui Syahnaz dan Rendy main hati sejak Juli 2022, nyaris setahun.

Keduanya sempat kepergok dengan pasangan masing-masing, namun dimaafkan, dan berulang kembali.

Dikutip dari laman Bustle, sebuah studi menemukan, orang biasa berselingkuh berisiko mengulangi kesalahannya. Hal ini berpotensi lebih besar apabila perselingkuhan lebih dari satu kali. Mereka tidak belajar dari kesalahannya.

Seorang terapis hubungan, Aimee Hartstein mengatakan, perselingkuhan bergantung sifat orang tersebut.

Oleh karena itu, beberapa orang yang berselingkuh tidak kapok dan malah melakukan perbuatan buruk itu terus-menerus.

Meski demikian, tidak semua orang berselingkuh akan lakukan hal serupa. Justru ada, berselingkuh bisa mengubah sikap dan perilaku menjadi lebih baik.

Karenanya, apakah perselingkuhan akan kembali terulang atau tidak, kembali kontrol dirinya sendiri.

Hubungan Terlarang  

Menyoal kasus Syahnaz dan Rendy, keduanya telah memiliki pasangan dan anak. Melihat unggahan Lady, diketahui mereka menjalin hubungan nyaris setahun.

Suami Syahnaz, Jeje Govinda mengetahui perselingkuhan Syahnaz dan memaafkan dengan perjanjian tertulis. Namun, Syahnaz dan Rendy kembali merajut hubungan terlarang.

Dalam kasus ini, apakah perempuannya termasuk simpanan suami orang, atau sebaliknya, lelaki simpanan istri orang?

Banyak faktor memengaruhi seseorang mempunyai simpanan dalam hidup walaupun sudah mempunyai pasangan dan dikaruniai anak.

“Saat memiliki simpanan dan menjadi simpanan seperti simbiosis mutualisme, di mana keduanya sama-sama diuntungkan serta mendapatkan kepuasan dan mendapatkan apa yang diinginkannya, misalnya dalam hal materi atau kesenangan lainnya,” jelas psikolog Meity Arianty STP.,M.Psi., dikutip dari okezone.com.

“Yang jelas keduanya sama-sama saling menikmati peran tersebut dan mendapatkan keuntungan dari hubungan tersebut, beberapa hal yang biasanya menjadi kesenangan selain materi,” lanjut Meity.

Selain itu yang mendorong seseorang mempunyai simpanan ialah merasa lebih bergairah dengan bersama seseorang yang bukan pasangannya, jadi dianggap lebih berwarna dan tidak monoton. 

Apabila perselingkuhan terbongkar, ada beberapa konsekuensi yang harus ditanggung:

Rumah Tangga Rusak

Sudah jelas, potensi rumah tangga berantakan bisa tak terelakan.

Cap Buruk

Dinilai sebagai perusak rumah tangga, dan bersiap mendapat julukan tersebut seumur hidup.

Tak Setia

Mendapat julukan seumur hidup lantaran mementingkan kesenangan pribadi daripada keluarga.(*) 

Artikel Terkait