MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Kehidupan manusia penuh warna, Anda akan menjumpai berbagai macam orang dengan kepribadian dan karakter yang berbeda-beda. Meski begitu, tidak semua orang yang Anda temui dalam perjalanan hidup bisa memberikan pengaruh positif.
Jenis kepribadian manusia sangat berviariasi dan mungkin berubah seiring berjalannya waktu.
Dilansir International Conference on Robotics and Smart Manufacturing, karakter manusia dapat menyesuaikan situasi. Karenanya, waktu dan lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap hal tersebut.
Pengaruh positif akan mengarahkan pada kebahagiaan dan pengaruh negatif harus dihindari. Karenanya, orang-orang yang memberi pengaruh negatif harus dijauhi.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tipe orang yang sebaiknya dihindari agar kehidupan lebih bercahaya dan penuh kebahagiaan.
Penuh Prasangka Negatif
Orang-orang ini cenderung melihat sisi buruk dari setiap situasi dan sering kali mengeluh tanpa henti. Mereka dapat menularkan energi negatif dan bisa membuat Anda jadi tidak mood. Jika terkena paparan energi negatif terus menerus akan berdampak pada kesehatan mental.
Pencipta Konflik dan Drama
Mereka sering kali mencari perhatian dengan memicu pertengkaran dan menarik perhatian. Orang-orang semacam ini bisa menguras energi dan mengganggu kedamaian.
Oportunis
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan pada keadaan apapun, alias menghalalkan segala cara. Mereka hanya peduli dengan kepentingan sendiri dan tidak memberikan dukungan atau perhatian.
Pemarah
Cenderung sering meledak-ledak dengan emosi negatif dan acap kali merusak hubungan interpersonal. Ingin hidup lebih bahagia, hendaknya menjauhi orang-orang yang memiliki kecenderungan sebagai pemarah.
Penghambat
Mereka mungkin tidak mendukung ambisi dan impian Anda, meragukan kemampuan, atau bahkan mencoba untuk meruntuhkan kepercayaan diri Anda.
Suka Perintah
Orang ini secara rutin mengontrol dan mengatur perilaku orang lain tanpa memperhatikan persetujuan mereka. Mereka merasa berhak mengatur segalanya. Orang yang suka memerintah tidak pernah menghargai pendapat orang lain dan seringkali acuh tak acuh terhadap perasaan orang lain.
Penggosip
Suka bergosip dan membicarakan urusan orang lain karena ingin menarik perhatian. Mereka cenderung berbagi informasi pribadi orang tanpa sepengetahuan atau persetujuan.
Manipulatif
Sering menggunakan berbagai taktik untuk memanipulasi orang lain demi mencapai tujuan pribadinya.(*)