Kartini Media
Ilustrasi anak makan sendiri. Foto: Freepik

Tips Ajarkan Anak Makan Sendiri agar Bisa Mandiri, Patut Dicoba!

Sebagian orangtua memilih menyuapi anaknya karena tak ingin anak berantakan atau kotor saat makan sendiri. Padahal, ini adalah proses belajar yang dilalui anak.

Dengan alasan agar lebih cepat dan tidak berantakan, orangtua sering tidak mengizinkan anaknya yang masih kecil makan sendiri. Padahal makan sendiri punya banyak manfaat bagi anak.

Dijelaskan oleh psikiater anak, Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ, bahwa dengan membiarkan anak makan sendiri maka akan ada stimulasi untuk gerakan motorik halusnya. Bila anak selalu disuapi makanannya maka manfaat tersebut akan hilang.

"Padahal anak butuh interaksi, butuh bisa saling komunikasi, karena makan itu tidak semata-mata makan doang lho," ujar Tjhin Wiguna dikutip dari detik.com.

Membiarkan anak makan sendiri mengajarkan banyak hal. Salah satunya, membuat anak tetap terhubung dengan naluri dasar mereka (rasa lapar) dan mendengarkan isyarat tubuh mereka sendiri (rasa kenyang).

Ketika anak disuapi oleh orang lain, anak berpotensi untuk makan lebih banyak daripada yang mereka butuhkan, menyebabkan mereka kehilangan kontak dengan naluri dasar tubuh mereka.

Selain itu, hal ini juga dapat memicu sakit perut dan bisa menimbulkan masalah makan di kemudian hari, seperti kegemukan.

Kapan Anak Makan Sendiri

Keputusan ada di tangan Anda sebagai orangtua. Ada orangtua membiarkan anaknya makan sendiri sejak anak mulai MPASI atau mengonsumsi makanan padat. Namun ada juga mengajarkan anak makan sendiri ketika sudah besar.

Kegiatan makan melibatkan banyak kemampuan dikuasai anak. Banyak tahapan dilalui anak bisa mengantarkan makanan sampai ke dalam mulutnya.

Pertama, anak melihat makanan, mengambilnya dengan tangan, kemudian membawanya sampai ke mulut, menyesuaikan dengan letak mulut, membuka mulut, mengunyah sampai menelan makanan.

Ajari Anak Makan Menggunakan Tangan

Langkah pertama, memberikan makanan yang bisa digenggam anak (finger food), misalnya buah-buahan. Kemudian, bantu mereka memotong makanannya sebelum disuap ke mulut.

Makanan Mudah Dicerna

Ada beberapa makanan mudah dicerna. Mereka bisa makan potongan buah seperti pisang dan mangga. Kemudian, sayuran lunak seperti wortel atau pasta dan potongan keju.

Di tahap ini, bisa strategi memberi makanan kesukaannya. Dengan begini, anak akan lebih mudah dan semangat untuk makan sendiri.

Ajak Anak Makan Bersama

Ajaklah anak makan bersama keluarga. Kegiatan ini dapat memberinya motivasi dan perhatian lebih. Makan bersama keluarga merupakan peluang sangat baik bagi anak-anak belajar makan sendiri.

Jangan lupa selalu perhatikan apa yang dilakukan anak, kemudian puji dia saat berhasil melakukan sesuatu supaya anak jadi lebih termotivasi dan percaya diri.(*)

Artikel Terkait