MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Investasi merupakan salah satu cara mengembangkan kondisi finansial menuju lebih baik. Salah satu jenis investasi cukup populer dan dianggap paling menguntungkan adalah bisnis properti berupa tanah dan rumah.
Beli Rumah atau Tanah
Pertimbangan memulai bisnis properti adalah cara memperoleh unit rumah yang akan dijual. Apa sebaiknya membeli tanah dulu kemudian dibangun rumah, atau membeli rumah sudah jadi?
Pengamat properti sekaligus Direktur Global Asset Management, Steve Sudijanto mengatakan hal yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke bisnis properti adalah dana yang akan dialokasikan. Sebab, penjualan rumah membutuhkan waktu tidak singkat.
Apabila memiliki dana cukup besar, Steve menyarankan agar membeli tanah. Namun, kalau dana tidak terlalu besar, maka ia mengusulkan membeli rumah sudah jadi dengan kondisi cukup baik.
"Kalau anggaran kita di atas Rp2 miliar kita punya dana, di atas Rp2 miliar saya usul beli tanah. Tapi kalau anggaran kita dibawah Rp2 miliar saya usul beli rumah dan direnovasi," saran Steve kepada Detik.com.
Untung Rugi Beli Tanah atau Rumah
Banyak anggapan bahwa investasi tanah dan rumah merupakan salah satu jenis investasi memiliki risiko minim dan pengelolaannya cukup mudah.
Anggapan tersebut tidak semuanya benar. Sama dengan investasi lainnya, semakin tinggi prospek keuntungan yang didapat dari investasi tanah dan rumah, maka semakin besar risiko perlu diperhatikan.
Melansir berbagai sumber, membeli tanah dan rumah adalah pilihan yang harus disesuaikan dengan tujuan, kebutuhan, serta budget dimiliki.
1. Kelebihan Beli Tanah
2. Kekurangan Beli Tanah
3. Kelebihan Beli Rumah
4. Kekurangan Beli Rumah: