MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Menjadi bilingual suatu hal yang normal, terutama menguasai bahasa Inggris merupakan bahasa internasional.
Di era sekarang menjadi bilingual, mampu menguasai minimal satu bahasa asing sudah menjadi keharusan. Mampu menguasai bahasa Inggris akan membantu anak mendapat sumber informasi lebih banyak, dan membuka dunia pengetahuan lebih lebar.
Dalam Journal of English Education and Society (JESS), ditegaskan bahwa penguasaan bahasa kedua harus dimulai sedini mungkin. Dibutuhkan pendekatan holistik di mana bahasa kedua perlu dilibatkan dalam keseharian anak.
Lantas, kapan usia ideal anak belajar bahasa asing?
Merangkum platform edukasi Sekolah.mu, usia nyatanya memang memengaruhi kecepatan anak dalam menguasai bahasa asing.
Menurut dokter spesialis anak di Klinik Armedika dr. Wanda Gautami, Sp.A, periode emas atau usia 0-5 tahun adalah rentang usia yang tepat bagi anak mempelajari bahasa asing.
"Karena memang di bawah usia lima tahun itu penyerapan bahasanya baik sekali," kata Wanda dalam sesi diskusi daring dikutip dari Kompas.com.
Kendati demikian, kapan anak belajar bahasa asing ternyata juga bergantung pada orangtuanya.
"Untuk dua bahasa, itu tergantung orangtuanya," tuturnya.
Ayah dan ibu harus rutin memantau seberapa fasih anak menggunakan satu bahasa terlebih dulu.
Jika kefasihannya sudah meyakinkan karena sudah lancar, orangtua bisa menambahkan bahasa lain saat mengajarkan anak untuk berkomunikasi.
"Kalau anak berpotensi mengalami masalah bahasa, dengan orangtua menambahkan menjadi dua bahasa, itu malah bikin anak tambah bingung," jelas Wanda.
Cara mengantisipasi agar anak tidak kebingungan adalah dengan memberi stimulasi bagi perkembangan bahasa dan kemampuan berbicaranya.
Ini sudah bisa dimulai sejak anak berusia nol bulan alias baru lahir. Orangtua sudah bisa mulai, bahkan harus mengajak anak berbicara walaupun mereka belum bisa memahami dan merespons.(*)