Kartini Media
Ilustrasi jalan-jalan. Foto: Freepik

Waktu Terbaik Untuk Melakukan Trip ke Luar Negeri

Momen traveling selalu menyenangkan bagi sebagian orang. Selain bisa mengeksplorasi keindahan alam luar negeri, bertualang di negara empat musim patut masuk ke daftar perjalanan.

Melakukan traveling di waktu yang tepat, Anda bisa merasakan hangatnya musim panas, mencicipi semilir angin musim semi, melihat daun-daun berjatuhan di musim gugur, hingga memegang bentuk asli salju saat musim dingin.

Anda masih bingung memilih waktu terbaik liburan ke luar negeri, terutama destinasi yang memiliki empat musim dimana setiap musim menghadirkan pengalaman liburan berbeda.

Tak perlu khawatir, berikut panduan waktu tepat mengunjungi benua-benua di dunia yang dirangkum dari berbagai sumber:

Pemandangan Menara Eiffel di Paris saat musim panas. Foto: Istimewa

Eropa

Dikutip dari Travel and Leisure, waktu terbaik saat mengunjungi Eropa terutama Paris adalah musim panas. Karena cuaca cerah, Anda bisa melihat pemandangan Sacré Cœur hingga Versailles atau sekadar bersantai di kafe-kafe yang terletak di sepanjang Seine River. Pemandangan Menara Eiffel lebih jelas karena langit Eropa sedang biru.

Musim semi di Korea. Foto: Freepik

Korea

Musim semi jadi waktu terbaik untuk mengunjungi Negeri Gingseng. Sejauh mata memandang, bisa melihat bunga-bunga sakura bermekaran. Perjalanan semakin menyenangkan karena suhu bulan Maret hingga Mei cenderung sejuk, tidak panas maupun terlalu dingin.

Mighty Five Utah di musim gugur. Foto: Shutterstock

Amerika Serikat

Jika Anda hendak mengunjungi Grand Canyon dan Mighty Five Utah (Zion, Bryce Canyon, Arches, Capitol Reef, dan Canyonlands) coba kunjungi Amerika Serikat pada bulan September hingga awal November.

Musim gugur menjadi waktu terbaik karena cuaca yang tidak panas dan jumlah wisatawan tidak terlalu banyak. Pada bulan Oktober dan November, berbagai festival seru juga biasanya digelar di Negeri Paman Sam ini.

Australia

Destinasi terbaik menikmati musim dingin. Berlangsung dari Juni hingga Agustus, ada banyak ragam aktivitas menarik dilakukan di Australia selama musim dingin.

Menyaksikan pemandangan lembah di New South Wales, mengikuti wine tour di Yarra Valley, atau selfie dengan quokka di Rottnest Island. Bila ingin bersantai, Anda dapat mengunjungi Kings Park di Perth dan nikmati 12 ribu spesies bunga yang mekar.

Berdasarkan Booking.com (2018), ada waktu terbaik terbaik berkunjung ke destinasi populer di seluruh dunia. Waktu terbaik berkunjung berdasarkan bulan.

Januari – Copenhagen, Denmark

Sebagai ibukota sebuah negara, Copenhagen bisa dibilang tidak terlalu padat dan ramai kendaraan bermotor. Kebanyakan warga lokal menggunakan sepeda sebagai alat transportasi.

Bisa mengunjungi Nyhavn, kanal dengan bangunan warna-warni berdiri megah di pinggirannya, menonton pergantian penjaga istana ratu di halaman Amalienborg, dan untuk kulinernya mungkin bisa coba di Copenhagen Street Food (Kamis–Minggu).

Februari- Buenos Aires, Argentina

Kota berjuluk ‘Paris of South America’ ini merupakan salah satu dari 20 kota terpadat di dunia. Sempatkan untuk mampir ke Teatro Colon, gedung opera terbesar kota ini. Atau Plaza Francia selalu semarak berbagai atraksi seni budaya ala warga lokal. Jika ingin belanja suvenir khas, Calle Florida bisa jadi pilihan.

Maret- Kuta, Indonesia

Di Kuta yang tak boleh terlewat tentu melihat sunset romantis di Pantai.

April- Zurich, Switzerland

Zurich tergolong kota besar, namun masih nyaman dijelajahi dengan jalan kaki. Jika tertarik membeli chocolate ruffle, mampirlah ke toko Luxemburgerli. Lalu ada juga bangunan bersejarah Gereja Grossmunster. Yang tak boleh dilewatkan adalah ke pulau kecil di tengah Danau Zurich, Lutzelau dan Ufenau.

Mei – Melbourne, Australia

Melbourne populer sebagai kota kaya akan budaya. Bisa keliling dari kawasan central hingga Docklands. Selain itu, bisa kunjungi Flinders Station dan Victoria State Library, dua spot ikonik yang tak pernah dilewatkan wisatawan di Melbourne.

Juni- Chiang Mai, Thailand

Selain Bangkok. Ada juga Chiang Mai. Di sini ada Mae Sa Elephant Camp yang terletak di Mae Rim District, sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Chiang Mai.

Juli- Abu Dhabi, Uni Emirat Arab

Abu Dhabi dikenal sebagai pusat pemerintahan di Uni Emirat Arab. Ada Ferrari World, taman bermain superluas, Pantai The Corniche, atau tempat bersejarah Qasr Al – Hosn Palace.

Agustus- Rio de Janeiro, Brazil

Selain Patung Kristus, spot lain bisa dikunjungi adalah Pantai Ipanema dengan hamparan pasir putihnya. Atau Jrdim Botanico yang memiliki koleksi lebih dari 8.000 spesies tanaman.

September – Kota Meksiko, Meksiko

Jangan sampai melewatkan beberapa tempat di Mexico City seperti Museum Tequila yang menyimpan koleksi minuman dari berbagai daerah di Meksiko.

Oktober – Auckland, New Zealand

Auckland diapit dua pelabuhan alam besar, Waitemata Harbour dan Manukau Harbour. Hal yang tak boleh dilewatkan di sini adalah Sky Tower, atau bisa juga mengunjungi Pulau Waiheke terkenal dengan pantainya

November – Athena, Yunani

Sama seperti Roma, Athena merupakan salah satu kota tertua di dunia. Liburan ke kota ini tak perlu takut kantong jebol, banyak spot wisata bersejarah murah nan menarik, seperti Kuil Parthenon, Theatre of Dionysus, Temple of Olympian Zeus dan Temple of Hephaestos.

Desember – Amsterdam, Belanda

Bisa berfoto di depan patung tulisan ‘I Amsterdam’. Atau jika menyukai bangunan bersejarah bisa mengunjungi Museum Square atau Rijksmuseum.(*)

Artikel Terkait