Kartini Media
Ilustrasi Rhodium. Foto: VecMes Freepik

Ini Logam Mulia Termahal di Dunia, Bukan Emas

Hingga saat ini, banyak orang meyakini bahwa emas merupakan logam mulia paling berharga di masyarakat. Hal tersebut lantaran kelangkaan dan harganya cenderung stabil dan naik.

Emas memiliki kemampuan mempertahankan nilai karena konduktivitas, daya tahan, dan keindahan. Emas masuk dalam lima besar logam mulia termahal. Meski begitu, emas bukan logam mulia termahal di dunia.

Mengacu dari IFL Science, Rhodium disebut sebagai salah satu logam mulia paling mahal dan langka di dunia.

Harga Rhodium mencapai USD10.300 per ons, atau setara Rp157,86 juta pada kurs Rp15,327 per USD.

Rhodium merupakan logam mulia tidak mudah bereaksi dengan oksigen. Hal ini membuat Rhodium menjadi katalis sempurna, tahan korosi, dan oksidasi.

Tingginya titik lebur mencapai 1.964 derajat Celcius membuat Rhodium bersanding dengan logam golongan platina seperti platina, paladium, osmium, iridium, dan ruthenium.

Rhodium mampu menahan suhu air dan udara hingga 600 derajat Celcius dan tidak larut pada kebanyakan asam.

Karenanya logam ini banyak digunakan untuk produksi mobil, pesawat terbang, kontak listrik, dan termokopel suhu tinggi serta kabel resistansi.

Terlepas dari kegunaannya, logam ini jauh lebih langka daripada emas.

Sebagai logam terlangka dari kelompok logam platinum, Rhodium terdapat sekitar 0,000037 bagian per juta di kerak Bumi. Sementara emas ditemukan dalam jumlah berlimpah sekitar 0,0013 bagian per juta, menurut Royal Society of Chemistry.

Begitu langkah, logam ini hanya bisa diproduksi sebanyak 16 ton secara global setiap tahun dengan perkiraan cadangan 3.000 ton.

Terlepas dari kelangkaan dan keindahannya, statistik dari tahun 2019 menunjukkan hampir 90 persen permintaan Rhodium berasal dari sektor katalis otomatis dalam produksi konverter katalitik, sebuah penggunaan tidak biasa untuk salah satu logam mulia terlangka di Bumi.

Diketahui, Rhodium merupakan logam mulia pertama kali ditemukan William Hyde Wollaston pada 1803.(*)

Artikel Terkait