Kartini Media
Ira Noviarti. Foto: Instagram/Forbes Indonesia

Presiden Direktur Unilever Indonesia Mengundurkan Diri, Ini Profilnya

Belum lama ini, PT Unilever Indonesia Tbk mengumumkan Presiden Direktur mereka, Ira Noviarti mengundurkan diri dari jabatannya di perusahaan tersebut.

Sementara itu, Unilever mengajukan usulan pengangkatan direktur baru usai pengunduran diri Ira Noviarti.

“Sehubungan dengan pengunduran diri tersebut, pemegang saham utama perseroan berencana untuk mengusulkan Benjie Yap sebagai Presiden Direktur Perseroan yang baru untuk disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang sama,” ujar Direktur PT Unilever Indonesia Tb, Nurdiana Darus, dikutip dari Liputan6.

Manajemen Unilever Indonesia menyampaikan tidak ada dampak signifikan pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha tersebut.

Ira Noviarti menceritakan bagaimana perannya saat berada di posisi tersebut bisa berakhir dengan baik.

“Saya bersyukur atas akhir yang baik dari peran ini, dan semangat untuk berkontribusi lebih lanjut bagi kesuksesan Unilever dalam peran saya berikutnya. Pengalaman, kepercayaan, dan kesempatan yang merupakan sebuah kehormatan,” ujarnya.

Ira Noviarti mengundurkan diri per 24 Oktober 2023 karena alasan pribadi. Sosoknya diketahui telah bekerja selama puluhan tahun di Unilever Indonesia.

Profil Ira Noviarti

Dikutip dari laman Unilever, Ira Noviarti merupakan warga negara Indonesia lahir dan tinggal di Jakarta.

Ira Noviarti diangkat sebagai President Director oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 25 November 2020, efektif (menjabat dan bekerja) pada 1 Desember 2020.

Ia meraih gelarnya di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1995 dengan jurusan Akuntansi Keuangan. Kemudian, ia resmi bergabung dengan Unilever Indonesia sejak tahun 1995.

Beberapa posisi senior diembannya selama menjabat di Unilever. Tidak hanya di Indonesia, namun juga di Asia Tenggara.

Biodata Singkat Ira Noviarti

·      Nama lengkap: Ira Noviarti

·      Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 31 Desember 1971

Pendidikan:

  • Universitas Indonesia - Fakultas Ekonomi, Akuntansi dan Keuangan (1995)
  •  Harvard Business School - Senior Executive Leadership Program (2019)

Jenjang Karier Direksi di Unilever:

  • Marketing Director Skin Care (2006-2010)
  • Vice President Ice Cream, Media and Consumer Market Insight (2010-2014)
  • Vice President South East Asia (2014-2017)
  • Vice President of Beauty & Personal Care and Board member of Unilever Indonesia (2017-2020)
  • CEO/President Director Unilever Indonesia (2021-2023)

Perjalanan Karier Ira Noviarti

Melansir laman LinkedIn milik Ira Noviarti, sebelum menjadi presdir ia menapaki karier sebagai Marketing Director Skin Care pada 2006 hingga 2010.

Pada posisi ini, ia bertanggung jawab atas bisnis skin care yang mana merupakan kategori terbesar dan paling menguntungkan di Unilever Indonesia.

Ia menangani beberapa merek atau brand seperti Ponds, Vaseline, Citra, Dove dan Citra Hazeline. Ira pun berhasil membawa Ponds Indonesia menjadi nomor 1 di dunia pada tahun 2008 dalam hal ukuran omzet (dari nomor 10 pada tahun 2005).

Pada 2010, Ira menjabat Vice President Ice Cream, Media and Consumer Market Insight bertanggung jawab untuk memimpin total belanja media Unilever Indonesia di 13 kategori dan 50 merek.

Selain itu, ia juga mendorong efisiensi media untuk meningkatkan laba atas investasi untuk total Unilever Indonesia serta juga meningkatkan kemampuan SDM Pemasaran dan Media di Media Tradisional dan Digital.

Karier selanjutnya, Ira dipercaya menjadi Vice President South East Asia Unilever Food Solutions pada 2014.

Perusahaan ini berpusat di Singapura dan membawahi bisnis Unilever khusus makanan di delapan negara, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja dengan lebih dari 600 karyawan dalam area tersebut.

Ira kemudian menjabat sebagai Vice President of Beauty & Personal Care and Board member of Unilever Indonesia pada 2017.

Perannya pada saat itu adalah memimpin bisnis dalam bidang Beauty & Personal Care senilai USD 1,5 Miliar di 8 kategori dan lebih dari 15 merek. Sekaligus sebagai Dewan Direktur Unilever Indonesia, perusahaan publik senilai USD +2,5 Miliar.

Memegang berbagai kategori kepemimpinan di Unilever, ia bahkan pernah berhasil mencatatkan kinerja terbaik secara global selama tiga tahun berturut-turut.

Keberhasilan tersebut, membuat Ira dipercaya memimpin forum Chair B20 Women in Business Action Council (WiBAC), atau salah satu rangkaian pertemuan dalam Presidensi G20 Indonesia, serta menjadi anggota Dewan dan Penasihat BritCham Indonesia dan Ketua MMA Indonesia.

Ira Noviarti memimpin perusahaan multinasional dan menjadi Presiden Direktur sejak 25 November 2020 dan melepaskan jabatannya pada 24 Oktober 2023 lalu sejak keputusan tersebut disetujui forum Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan.(*)

Artikel Terkait