MBG di Tomohon Dorong Kualitas Generasi Muda dan Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal
Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar dalam sebagai langkah utama untuk mencetak generasi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pamit dari jabatannya di hadapan seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri atau Kemenlu pada Jumat (18/10/2024). Momen perpisahan Menlu Retno dengan jajarannya berlangsung haru.
Retno mengunggah momen perpisahan dengan stafnya akun Instagramnya. Dalam video pendek terlihat Retno menyampaikan kata-kata sambutan dalam perpisahan seraya menangis.
"Saya pamit, ya," ujar Retno sambil mengusap air mata, dilihat dari akun Instagramnya, /@retno_marsudi.
Retno menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh jajarannya. Selama puluhan tahun Retno berkecimpung di dunia internasional sebagai diplomat kemudian membuatnya dipercaya sebagai Menteri Luar Negeri.
"Saya nggak bisa bicara. Profesi saya cuma satu, sebagai diplomat. Sudah hampir 40 tahun saya berada di rumah ini, maafkan saya," katanya.
"That is the best that i can do for Indonesia and for you all," tambahnya.
Perempuan kelahiran 27 November 1962 itu meminta jajarannya menjaga Kemenlu yang dianggap sebagai rumahnya. Tak lupa, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh jajarannya.
"Jagalah rumah ini dengan baik teman-teman, jagalah. So thank you very much for standing by me, thank you for supporting me, and thank you for being there for me and you always be in my hearth," katanya.
"Sekali lagi, aku pamit ya, teman-teman," ucap Retno kemudian membungkukkan dirinya di hadapan seluruh stafnya di akhir sambutan.
Bagi Retno, staf-staf di Kemenlu adalah keluarga. Mereka selalu bersama Retno dalam suka duka menavigasi politik luar negeri.
"Kemlu adalah satu-satunya "rumahku"... Aku hanya mengenal satu pekerjaan, yaitu menjadi seorang diplomat," tulis Retno sebagai keterangan dari video diunggahnya.
"Hari ini, saatnya aku harus pamit kepada seluruh "keluargaku" di Kemlu. Mereka selalu bersama dalam suka dan duka, jatuh bangun bersama, menavigasi politik luar negeri selama 10 tahun ini. Terima kasih teman-teman..Saya pamit... tapi tetaplah menjadi saudaraku, selamanya...," jelasnya.
Menlu Retno dikenal dengan ketegasannya di dunia internasional. Kemampuannya berdiplomasi di dunia internasional tidak diragukan lagi.
Retno Marsudi menjabat Menlu perempuan pertama Indonesia sejak 27 Oktober 2014. Setelah menjabat pada Kabinet Kerja, Retno kembali dipercaya dan dilantik oleh sebagai Menteri Luar Negeri untuk Kabinet Indonesia Maju selama 2 periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Retno tidak termasuk ke dalam salah satu calon menteri dipanggil Prabowo Subianto, untuk masuk ke dalam pemerintahan RI selanjutnya.
Setelah pamit dari jabatan Menlu RI, Retno ditunjuk menjadi Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan air.
Hal Ini menjadikan Retno perempuan Indonesia pertama mengemban jabatan tersebut.
“Utusan Khusus akan mendukung langkah-langkah demi memastikan masa depan dengan air terjamin dengan mendorong kerja sama politik, ekonomi, dan sosial-budaya yang lebih kuat di semua lapisan,” kata Sekjen PBB dalam pernyataan tertulis pada Jumat (11/9/2024).
Selanjutnya, Retno akan mulai bertugas sebagai Utusan Khusus PBB pada 1 November 2024 usai menyelesaikan tugasnya dari Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi).(*)