Kartini Media
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. Foto: Instagram

Arti Nama Bebingah Sang Tansahayu, Putri Pertama Kaesang-Erina

Pasangan Erina Gudono dan Kaesang Pangarep sedang berbahagia. Keduanya menyambut kehadiran anak pertama yang lahir pada Selasa (15/10/2024) pukul 07.02 WIB.

Kaesang, putra bungsu Presiden Joko Widodo, mengatakan bahwa sang putri diberi nama Bebingah Sang Tansahayu. Nama ini diambil dari bahasa Jawa dirangkai oleh Erina.

"Bahasa Jawa, yang buat istri saya. Nama semua dari istri saya," jelas Kaesang.

Arti nama Bebingah Sang Tansahayu menarik perhatian publik. Pasangan ini menyelipkan doa dan harapan baik di nama buah hati mereka.

Menurut Kaesang Pangarep, nama Bebingah Sang Tansahayu memiliki arti sosok membawa kebahagiaan karena cantik dari paras dan sifatnya.

"Bebingah itu yg membuat bahagia, sang tansahayu itu dia lah yang selalu cantik dalam tutur kata paras semuanya lah," jelas Kaesang dalam konferensi pers di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta.

Kaesang menuturkan, ia dan Erina belum memberikan nama panggilan kepada putri pertama mereka.

"(Panggilannya) nanti menyesuaikan," ucap dia.

Putri Kaesang-Erina menambah jumlah 'pasukan' cucu Jokowi menjadi enam orang.

Kakak sulung Kaesang, Wakil Presiden terpilih RI Gibran Rakabuming memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Selvi Ananda.

Sementara kakak keduanya Kahiyang Ayu memiliki tiga orang anak bersama Bobby Nasution.

Uniknya, nama semua cucu Jokowi menggunakan bahasa Jawa dengan makna mendalam.

Cucu pertama, Jan Ethes Srinarendra berarti pemimpin cerdas (Srinarendra) yang sangat (Jan) cekatan (Ethes).

Adiknya, La Lembah Manah, juga memiliki nama unik, di mana La adalah singkatan dari luwes anakku dan Lembah Manah adalah sifat rendah hati.

Sementara itu, nama anak-anak Kahiyang-Bobby tetap memiliki unsur bahasa Jawa tetapi dipadukan dengan unsur bahasa Arab dan marga Batak sang ayah.

Sedah Mirah Nasution, putri pertama Kahiyang-Bobby, mengandung kata sedah mirah yang berarti harapan agar anak tumbuh jadi orang yang dermawan.

Kemudian kedua adik Sedah diberi nama dengan unsur Panembahan yakni Panembahan Al Nahyan Nasution dan Panembahan Al Saud Nasution.

Panembahan merupakan gelar orang dijunjung di mana levelnya di bawah gelar Raja Besar.(*)

Artikel Terkait