Kartini Media
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Apakah Mangga Jadi Penyebab Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli Gizi

 

Buah mangga sering dikaitkan dengan menjadi salah satu penyebab berat badan menjadi cepat naik karena rasa manus yang dimilikinya. Lalu apakah pernyataan tersebut benar? Ahli Gizi, Amita Gadre memberikan penjelasan terkait informasi tersebut yang sudah lama beredar di publik.

Dikutip dari NDTV Food, ahli gizi Amita Gadre mengatakan kalau mangga sebenarnya bukan masalah utamanya. Menurut dia, mangga termasuk buah dengan indeks glikemik sedang, yakni sekitar 51 hingga 60. Dari sisi kalori pun, jumlahnya tidak setinggi yang banyak orang kira.

Selain itu, mangga juga mengandung serat yang cukup tinggi. Kandungan serat inilah yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sekaligus baik untuk pencernaan.

“Mangga bisa menjadi camilan, dessert, bahkan pilihan sebelum olahraga,” ujar Amita Gadre.

Lantas, kenapa mangga sering dianggap bikin gemuk? Menurut Gadre, hal itu lebih disebabkan oleh cara mengonsumsinya. Masalah mulai muncul ketika mangga diolah menjadi jus, milkshake, es krim, atau dessert manis. Dalam bentuk olahan seperti itu, kandungan serat pada mangga bisa berkurang, sementara gula lebih cepat diserap tubuh.

Belum lagi tambahan gula, susu, atau bahan lainnya yang otomatis membuat kalorinya meningkat. Hal inilah yang membuat orang jadi berlebihan mengonsumsinya.

Supaya tetap bisa menikmati mangga tanpa rasa khawatir, Gadre menyarankan untuk mengonsumsi mangga dalam bentuk utuh dibanding dijadikan jus. Mangga juga bisa dipadukan dengan kacang-kacangan agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Ahli Gizi tersebut menyarankan agar buah mangga ini dinikmati saat atau setelah makan. Dengan cara tersebut, tubuh tetap mendapatkan manfaat serat alami dari mangga tanpa lonjakan gula yang berlebihan.

 

Artikel Terkait