Pemerintah Tekankan Peran Aktif Masyarakat Saat Sosialisasikan Program MBG di Desa Wana Makmur OKU Timur
Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khus
Karawang, Jawa Barat (3/5) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi nasional sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045. Kegiatan sosialisasi kali ini digelar di Aula Desa Kampung Sawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang Sabtu, (2/5).
Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes, bersama perwakilan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang serta dihadiri oleh ratusan peserta yang sudah menantikan sejak lama program MBG.
Dalam kesempatan tersebut, Cellica menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada sistem pelaksanaan yang matang serta pengawasan yang berkelanjutan.
“Programnya bagus, didukung dana yang besar, tujuannya juga mulia, tapi belum tentu mendapatkan hasil yang bagus. Itulah perlunya regulasi yang jelas dari awal hingga ke tingkat bawah serta koordinasi semua pihak,” ucap Cellica.
Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan agar berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program dapat segera diperbaiki.
“Kekurangan pasti masih banyak karena ini program baru. Butuh pengawasan, evaluasi, dan monitoring agar bisa kita benahi bersama. Jangan apa-apa langsung diviralkan, kroscek dan lapor dulu,” tambahnya.
Selain aspek gizi, Program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Program ini membuka peluang kerja baru, mulai dari tenaga dapur hingga distribusi makanan, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Cellica juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini, melalui pendekatan multipihak yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media.
“Tugas kami di DPR adalah pengawasan, namun keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media agar benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Dengan dukungan dan pengawasan bersama, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.